Pertemuan Ke : 2 (Dua)
Mata Pelajaran : Sejarah
Guru Mapel. : Imal Muzammil, S.Pd.,M.Pd
Silahkan di Baca dan dirangkum Materi di bawah ini kedalam buku catatan !
A. PENGERTIAN DIAKRONIK
Secara etimologis, Diakronik berasal dari Bahasa Yunani. ‘Dia’ artinya ‘melalui’ atau ‘melampaui’, dan ‘chronicus’ yang artinya ‘waktu’. Jadi, diakronik adalah memanjang dalam waktu, namun terbatas pada ruang. Cara berpikir diakronik dalam sejarah disebut juga berpikir secara kronologis. Peristiwa disusun berdasarkan urutan waktu dari awal hingga akhir, supaya tidak melompat-lompat dan berujung pada kekeliruan. Kita diajak menelusuri dan menganalisa peristiwa berdasarkan jam, hari, minggu, bulan, atau tahun.Ciri-Ciri Berpikir Diakronik
1. Memanjang dalam waktu, menyempit dalam ruang
Artinya, cara berpikir diakronik lebih mengutamakan urutan waktu dengan sedikit memerhatikan keluasan ruang.
2. Fokus pada kronologis
Dalam berpikir diakronik, kronologis dibutuhkan untuk menempatkan kejadian secara urut dan tidak melompat-lompat.
3. Bersifat vertikal
Alur waktu berjalan lurus tanpa ada penjelasan lebih lanjut tentang kejadian tersebut.
a. Sejarah Penerapan Demokrasi di Indonesia
- Demokrasi Parlementer (1945-1959)
- Demokrasi Terpimpin (1959-1965)
- Demokrasi Pancasila pada Era Orde Baru (1966-1998)
- Demokrasi Pancasila pada Era Reformasi (1998-sekarang)
b. Urutan Presiden Indonesia Sejak Kemerdekaan hingga Sekarang
- Ir. Soekarno (1945-1967)
- Soeharto (1967-1998)
- B.J. Habibie (1998-1999)
- Abdurrahman Wahid (1999-2001)
- Megawati Soekarnoputri (2001-2004)
- Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2014)
- Joko Widodo (2014-2024)
B. PENGERTIAN SINKRONIK
Sinkronik juga berasal dari bahasa Yunani. Kata ‘syn’ yang berarti ‘bersamaan’, dan ‘chronos’ yang artinya ‘waktu’. Maka dalam sejarah, sinkronik adalah cara berpikir yang meluas dalam ruang, tetapi terbatas pada waktu.
Cara berpikir sinkronik berfokus pada aspek-aspek peristiwa. Seperti penyebab, dampak, tokoh, tempat, dan lain-lain. Jadi, sinkronik berusaha menceritakan kejadian secara lebih mendalam. Gimana? Paham kan bedanya sinkronik dengan diakronik?
Ciri-Ciri Berpikir Sinkronik
1. Mengkaji waktu tertentu
Artinya, sinkronik hanya fokus mengkaji pada satu periode atau waktu tertentu.
2. Bersifat horizontal
Artinya, sinkronik memandang peristiwa pada ruang yang lebih luas dalam berbagai aspek. Misalnya, aspek politik, aspek ekonomi, aspek sosial budaya, dan sebagainya.
3. Menitikberatkan pengkajian pada strukturnya
Ketika menganalisis peristiwa, cara berpikir sinkronik berusaha mengaitkannya dengan aspek tertentu. Misalnya, saat membahas kepemimpinan Presiden Joko Widodo, kamu juga mengaitkannya dengan aspek politik.
Contoh Pemaparan Sejarah Berdasarkan Cara Berpikir Sinkronik
a. Latar Belakang Diterapkannya Masa Demokrasi Terpimpin
Presiden Soekarno menyampaikan amanat kepada konstituante (dewan pembentuk UUD) tentang pokok-pokok demokrasi terpimpin, yaitu:
- Demokrasi terpimpin bukan diktator.
- Demokrasi terpimpin sesuai dengan dasar hidup dan kepribadian bangsa Indonesia.
- Demokrasi terpimpin berarti demokrasi di seluruh persoalan kenegaraan dan kemasyarakatan, termasuk sosial, politik, dan ekonomi.
- Inti pimpinan di dalam demokrasi terpimpin adalah permusyawaratan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan.
- Di dalam demokrasi terpimpin, oposisi wajib mampu melahirkan pendapat yang sehat dan membangun.
b. Demonstrasi Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUKHP)
Aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil di berbagai daerah menolak RUKHP dengan melakukan aksi besar-besaran. Di Jakarta, mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi menggelar demonstrasi di depan gedung MPR/DPR RI. Mereka juga menyampaikan mosi tidak percaya dan RUKHP yang dinilai bermasalah, salah satunya pasal korupsi yang hukumannya lebih rendah.
Karena tidak mendapat respon, demonstrasi kembali berlanjut dan mahasiswa mengajukan 7 tuntutan, yaitu:
- Menolak RKUHP, RUU Pertambangan Minerba, RUU Pertanahan, RUU Permasyarakatan, dan RUU Ketenagakerjaan. Mendesak pembatalan UU KPK dan UU Sumber Daya Air. Mendesak disahkannya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
- Batalkan pimpinan KPK bermasalah pilihan DPR
- Tolak TNI dan Polri menempati jabatan sipil
- Hentikan militerisme di Papua dan daerah lain, bebaskan tahanan politik Papua segera
- Hentikan kriminalisasi aktivis
- Hentikan pembakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera yang dilakukan oleh korporasi dan pidanakan korporasi pembakar hutan serta cabut izinnya
- Tuntaskan pelanggaran HAM dan adili penjahat HAM, termasuk yang duduk di lingkaran kekuasaan, pulihkan hak-hak korban segera.
C. PERIODISASI
Selain diakronik dan sinkronik, ada pula Periodesasi yang berarti ‘pembabakan’. Dalam konsep Periodesasi, Sejarah disusun menurut klasifikasi tertentu dari peristiwa-peristiwa yang telah terjadi.
Tujuan Periodesasi
- Menyederhanakan rangkaian peristiwa sejarah.
- Mempermudah pembaca untuk memahami sejarah.
- Membantu mengklasifikasikan peristiwa-peristiwa sejarah.
Contoh Periodesasi
Periodesasi sejarah Indonesia terbagi menjadi zaman prasejarah dan zaman sejarah, sebagai berikut:
a. Zaman Prasejarah
Zaman prasejarah yaitu zaman manusia sebelum mengenal tulisan. Penelitian zaman prasejarah didasarkan pada peninggalan benda purbakala, seperti:
- Artefak, yaitu semua benda yang memperlihatkan hasil garapan sebagian atau seluruhnya sebagai pengubahan sumber alam oleh tangan manusia.
- Fiture, yaitu artefak yang tidak dapat dipindahkan tanpa merusak tempatnya.
- Ekofak, yaitu benda dari unsur biotik. Contohnya fosil makhluk hidup.
- Situs, yaitu bidang tanah yang mengandung peninggalan purbakala.
b. Zaman Sejarah
Zaman sejarah yaitu zaman di mana manusia sudah mengenal tulisan. Zaman sejarah dibagi menjadi 3, yaitu:
- Zaman Kuno, dimulai sejak kerajaan tertua sampai abad ke-14 yang dipengaruhi agama Hindu dan Buddha.
- Zaman Indonesia Baru, dimulai dari abad ke-15 sampai abad ke-18 yang dipengaruhi perkembangan kerajaan Islam.
- Zaman Indonesia Modern, dimulai sejak pemerintahan Hindia Belanda, Indonesia merdeka, hingga sekarang.
- Mengapa cara berpikir diakronik sering disebut dengan berpikir kronologis ?
- Apa yang membeda kan sejarah dikaronik, sinkronik dan periodisasi. Jelaskan secara singkat (berdasarkan kata-kata sendiri/pemahaman sendiri tidak menuliskan pengertian yang ada di pada text diatas)
- Cerita yang anda tulis sebelumnya berkaitan dengan masa lalu (pertemuan Ke-1) termasuk sejarah sinkronik atau diakronik?
- Bila Memilih diakronik jelaskan dan bila memilih Sinkronik Jelaskan
Upload jawaban diatas ke Link berikut : https://forms.gle/qwHRyxpCcTmJcGZB9
Tidak ada komentar:
Posting Komentar