Selasa, 05 Agustus 2025

KAIDAH PENULISAN WARTA/BERITA


A. Tulis dalam Buku Catatan 

Berita adalah keterangan mengenai peristiwa atau isi penyataan manusia. Berita bagi seseorang adalah keterangan mengenai suatu peristiwa atau isi penyataan seseorang yang menurutnya perlu diketahui untuk mewujudkan filsafat hidupnya.Berita bagi suatu surat kabar adalah keterangan mengenai peristiwa atau isi penyataan yang perlu bagi pembacanya untuk mewujudkan filsafat hidupnya.Tahapan Menulis Berita Teknis penulisan berita yang baik dan benar haruslah sesuai dengan 5W+1H. Elemen-elemen inilah yang akan membuat berita terstruktur rapi dan jelas, yaitu :

    1. What – Peristiwa apa yang sedang terjadi?
    2. Who – Kapan peristiwa ini terjadi?
    3. Where – Di mana peristiwa ini terjadi?
    4. When – Siapa saja yang terlibat dalam peristiwa ini?
    5. Why – Kenapa peristiwa ini bisa terjadi?
    6. How – Bagaimana kronologis peristiwa ini terjadi?

    Struktur berita sangatlah penting untuk membangun sebuah berita. Dengan begitu berita pun tersusun rapi dan mudah dipahami. Sebuah berita memiliki 3 struktur penting yaitu :

    1. Judul berita (headline)

    Judul adalah kunci yang mewakili berita secara keseluruhan. Judul sudah seharusnya singkat, namun memuat inti dari keseluruah berita. Tak hanya itu, judul juga harus dibuat menarik agar masyarakat pun berminat untuk membaca.

    2. Teras berita (lead)

    Jika judul memuat inti berita, teras berita justru merangkum inti keseluruah berita. Teras berita merupakan perluasan dari judul, memberi sedikit gambaran kepada masyarakat tentang apa isi berita yang ditulis. Mudahnya, teras berita memuat unsur what, who, when, dan where.

    3. Isi berita (body)

    Inti dan rangkuman berita sudah ada pada judul dan teras. Isi berita merupakan keterangan atau penjelasan faktanya. Di sini wartawan secara bebas menulis sebanyak apa fakta, data, dan kutipan apa yang telah ia kumpulkan. Merupakan perpanjangan dari teras berita, yakni memuat unsur why dan how.



    B. Baca Warta DIbawah Ini

    WARTA: Kagiatan Gotong Royong Ngabersihan Lingkungan di Désa Sukamaju

     Tanggal: Rebo, 6 Agustus 2025

    Désa Sukamaju, Kacamatan [Nami Kacamatan], Kabupaten [Nami Kabupaten] – Dinten Minggu kaping 3 Agustus 2025, Désa Sukamaju ngalaksanakeun kagiatan gotong royong masal anu dipuseurkeun kana ngabersihan lingkungan désa. Kagiatan ieu dilaksanakeun di sabudeureun jalan utama jeung solokan-solokan désa, kalayan tujuan pikeun ngajaga kabersihan jeung kasehatan lingkungan.

    Gotong royong dimimitian tabuh 07.00 énjing, dipimpin langsung ku Bapa Kuwu Désa Sukamaju, Bapa Ahmad Suryana. Sakumna warga, ti mimiti kolot nepi ka pamuda, milu aub dina kagiatan ieu kalayan sumanget anu kacida gedéna. Maranéhna babarengan meresihan runtah, ngababad jukut anu ngahalangan jalan, jeung ngabersihan solokan sangkan cai bisa ngalir lancar tur teu ngabalukarkeun banjir nalika usum hujan.

    Bapa Kuwu Ahmad Suryana dina kasempetan éta nétélakeun yén kagiatan gotong royong saperti ieu téh geus jadi rutinitas anu dilaksanakeun sabulan sakali di désana. "Tujuanana mah sanés ngan ukur pikeun ngajaga kabersihan jeung kasehatan lingkungan désa urang. Tapi ogé, gotong royong ieu téh janten sarana anu éféktif pikeun ngaraketkeun tali silaturahmi jeung rasa kabersamaan antarwarga," saur Bapa Kuwu kalayan imut.

    Kagiatan gotong royong ieu ogé leuwih sumanget ku ayana sarapan jeung inuman anu disadiakeun ku ibu-ibu PKK désa. Maranéhna nyiapkeun rupa-rupa kadaharan tradisional anu ngeunah, nambahan rasa suka cita jeung kabersamaan di antara para pagawé.

    Kagiatan gotong royong réngsé tabuh 11.00 siang kalayan hasil anu kacida nyugemakeun. Lingkungan Désa Sukamaju ayeuna katémbong leuwih bersih, rapih, jeung asri. Warga ngarepkeun kagiatan positip saperti kieu bisa terus lumangsung sacara konsisten pikeun ngawujudkeun Désa Sukamaju anu séhat, aman, jeung sejahtera.


    Asesmen !

    1. Apakah judul tersebut sudah efektif dalam menarik perhatian pembaca dan memberikan gambaran singkat tentang apa yang akan dibahas? Jelaskan alasannya.
    2. Menurut kalian, pesan atau informasi penting apa yang ingin disampaikan oleh penulis kepada masyarakat luas melalui warta ini?
    3. Buatkan 2 pertanyaan sajah yang berkaitan dengan warta diatas yang mengandung 5W+1H.
    4. Apakah ada kata-kata atau frasa tertentu dalam warta yang menunjukkan semangat atau nilai-nilai lokal (misalnya, "sumanget anu kacida gedéna", "ngaraketkeun tali silaturahmi")? Jelaskan maknanya.
    5. Apakah warta ini menggunakan kalimat yang jelas, ringkas, dan tidak ambigu? Mengapa hal tersebut penting dalam penulisan warta?

      "Jawaban Menggunakan Bahasa Sunda". Kemudian Upload Jawaban Ke : https://forms.gle/WYs62s6EeE5TEdAZ8

    Selasa, 29 Juli 2025

    ASESMEN BAHASA SUNDA

    Mata Pelajaran     : Bahasa Sunda
    Guru Mapel          : Imal Muzammil, S.Pd.,M.Pd
    Pertemuan Ke       : 2 (dua)

    CARA BERPIKIR SEJARAH : DIAKRONIK, SINKRONIK DAN PERIODDISASI

    Pertemuan Ke  : 2 (Dua)
    Mata Pelajaran : Sejarah
    Guru Mapel.     : Imal Muzammil, S.Pd.,M.Pd

    Kamis, 13 April 2023

    Jurnal Refleksi Dwimingguan

    Nama  CGP            : Imal Muzammil, M.Pd
    Instansi                   : SMKN 1 Leuwiliang
    Pengajar Praktik    : Dadan Mulyana, M.Pd
    Fasilitator               : Rina Ningsih, M.Pd


     Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai - Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin

    Wawancara bersama kepala SMKN 1 Leuwiliang

    Wawancara bersama kepala SMK Mafazah
    1 . Peristiwa
    • Pada hari Rabu ,  tanggal 1 Februari 2023  Bapak Margiyono selaku bapak fasilisator mengingatkan kepada CGP melalui grup WA  untuk memulai modul 3 dengan melakukan pre tes, sekaligus mempelajari mulai  dari diri modul 3.1.
    • Hari Senin , tanggal 8 April  2023 Pak fasilisator mengingatkan kembali untuk dapat mempelajari dan menyelesaikan tugas pada LMS  tentang eksplorasi konsep  forum diskusi  pada modul 3.1.a.4.1 terkait dengan materi (1) dasar pengambilan keputusan, (2) 4 Paradigma dilemma etika, (3) 3 prinsip pengambilan keputusan, (4) 9 langkah pengambilan  dan pengujian keputusan
    • Senin 11 April 2023  masuk dalam Rukol 1 yang dilakukan secara virtual melalui Google Meet bersama teman kelompok A1 dan Ad  dengan pak Fasilisator  Diskusi tentang kasus yang di tuangkan di LMS kemudian kita mengidentifikasi tentang dasar pengambilan keputus
    • Selasa, 12 April 2023   kembali bergabung dalam ruang diskusi melalui diskusi virtual dengan Google Meet bersama kelompok A1 dan A2 Mempresentasikan hasil diskusi identifikasi kasus dalam LMS langkah, prinsip dalam pengambilan keputusan, saling menanggapi dan melengkapi.
    • Rabu 13 April2023 memasuki room aktifitas Demonstrasi Kontekstual , dengan melakukan wawancara dengan Pimpinan/ KEPSEK  sesuai 4 paradigma, 3 nilai, dan 9 pengajuan keputusan.
    • Jum’at 14 April2023  melanjutkan aktifitas di room DEKON, unggah tugas RUKOL. dan mengajukan pertanyaan pertanyaan lewat LMS yang  berkaitan dengan 4 paradigma, 3 prinsip pengambilan keputusan dan 9 langkah pengujian pengambilan keputusan.
    • Senin 16 April 2023  unggah tugas demonstrasi kontekstual hasil wawancara dan analisa dengan 2 pimpinan dengan memahami langkah pengambilan keputusan dan membandingkan persaman dan perbedaan dalam pengambilan keputusan antara keduanya.
    • 13 April 2023 konferensi vidio bersama bapak istruktur modul 3.1dan seluruh CGP Provinsi Jawa Barat bersama instruktur.
    2. Perasaan
    • Perasaan setelah mengikuti modul 3.1sangat  merasa bahagia karena mendapat ilmu yang luar biasa bermakna dalam bersikap dan pengambilan keputusan, baik yang berkaitan dengan kepentingan, diri, keluarga dan tentunya sebagai guru dan pemimpin di sekolah kelak, dalam modul ini begitu detail menjelaskan alur 4,3,9 dalam mengambil keputusan, mampu membedakan dilemma etika dan bujukan moral, berkosilidasi sehingga dapat mengambil sebuah kpetusan yang bertanggung jawab, mengandung nilai kebajikan universal dan berpihak kepada murid.
    3. Pembelajaran

    Pembelajaran yang diperoleh pada modul ini adalah 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan sebagai Pemimpin, pada modul ini kita dituntun dan diarahkan bagaimana kita diberikan beberapa kasus sebagai pembanding bagaimana mengidentifikasi pengambilan keputusan melalui 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 pengujian keputusanangkah-langkah riil seperti penggalian fakta, dan sangat penting bagi kita untuk bisa mengidentifikasi pengujian paradigma benar lawan benar, terdapat 4 paradigma:
    • a. Individu lawan masyarakat (individual vs community)
    • b. Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)
    • c. Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)
    • d. Jangka pendek vs jangka panjang (short term vs long term)
    dan memahami  secara mendalam bagaimana  pengaruh keputusan yang kita ambil ini dengan pengajaran yang memerdekakan murid-murid kita? Bagaimana kita memutuskan pembelajaran yang tepat untuk potensi murid kita yang berbeda-beda?

    Tentu sebagai pendidik sudah tepat bagi kita mengambil keputusan yang memberikan kemerdekaan terhadap belajar murid dalam pembelajaran di sekolah. Hal ini sangat berpengaruh terhadap pengajaran yang memerdekakan murid kita. Pengambilan keputusan menjadi proses yang sangat penting dilakukan di sekolah. Terlebih lingkungan yang positif, kondusif, aman, dan nyaman. Jika keputusan yang kita ambil berpihak pada murid tentu saja secara tidak langsung telah memerdekakan murid-murid kita. Namun tetap berpegang pada prinsip, paradigma, dan langkah pengambilan keputusan.karena Sebagai pemimpin pembelajaran keputusan yang kita ambil harus  keputusan yang tepat, yaitu keputusan yang berpihak pada murid  yang dapat menuntun segala kodrat pada murid, murid diberi kebebasan untuk berinovasi dan berkreativitas. Dalam menuntun seorang pendidik memberikan tuntunan dan arahan agar murid tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya, sehingga di masa depan mereka dapat mengambil keputusan yang tepat, bartanggung jawab dan bernilai kebajikan unirversa bagi diri, keluarga dan masyarakat disekitarnya.

    4. Penerapan

    Pengambilan keputusan yang tepat yaitu dengan membuat visi yang berdampak pada perkembangan murid. Sebagai pemimpin pembelajaran menjadi inisiator dalam mewujudkan budaya positif di sekolah. Dalam mewujudkan budaya positif ini pendidik memegang peranan sentral.
    Pemahaman saya tentang konsep-konsep modul pengambilan keputusan adalah sangat memberikan pencerahan dan wawasan yang komprehensip tentang dilema etika dan bujukan moral dalam pengambilan keputusan, perlu kehatian-hatian dan memerlukan berbagai ujian Langkah dan berbasis pikiran yang tepat sehingga keputusan yang kita ambil benar-benar bernilai kebajikan, berpihak pada murid dan bisa dipertanggung jawabkan, banyak hal diluar dugaan yang saya dapatkan melalui pembelajaran modul ini tentang berbagai hal untuk memahami dilemma etika dan bujukan moral dalam pengambilan keputusan.Dampaknya setelah mempelajari modul ini tentu memiliki wawasan tentang Langkah-langkah dalam pengambilan keputusan, dan perubahan sikap tentunya mengkaji lebih lengkap resiko dilemma etika dan bujukan moral.
    Langkah nyata yang dapat saya lakukan adalah saya akan terus berusaha untuk mempelajari lebih dalam lagi modul ini untuk mempertajam pemahaman saya tentang 4,3,9 dalam peengambilan keputusan dan tentunya terus berlatih dalam mengambil keputusan terutama berkaitan dengan kepentingan dan keberpihakan pada murid.



    Senin, 23 Januari 2023

    PERSIAPAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI

    Pertemuan ke        : 2
    Mata Pelajaran      : Sejarah
    Kelas                     : XI 
    Guru Mapel          : Imal Muzammi, S.Pd.,M.Pd 

    Aksi Nyata Budaya Positif di Seko

    Judul            : Budaya Positif di Sekolah
    Oleh             : Imal Muzammil, M.Pd
    CGP             : Angkatan 7
    Instansi        : SMK Negeri 1 Leuwiliang Bogor