Kamis, 13 April 2023

Jurnal Refleksi Dwimingguan

Nama  CGP            : Imal Muzammil, M.Pd
Instansi                   : SMKN 1 Leuwiliang
Pengajar Praktik    : Dadan Mulyana, M.Pd
Fasilitator               : Rina Ningsih, M.Pd


 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai - Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin

Wawancara bersama kepala SMKN 1 Leuwiliang

Wawancara bersama kepala SMK Mafazah
1 . Peristiwa
  • Pada hari Rabu ,  tanggal 1 Februari 2023  Bapak Margiyono selaku bapak fasilisator mengingatkan kepada CGP melalui grup WA  untuk memulai modul 3 dengan melakukan pre tes, sekaligus mempelajari mulai  dari diri modul 3.1.
  • Hari Senin , tanggal 8 April  2023 Pak fasilisator mengingatkan kembali untuk dapat mempelajari dan menyelesaikan tugas pada LMS  tentang eksplorasi konsep  forum diskusi  pada modul 3.1.a.4.1 terkait dengan materi (1) dasar pengambilan keputusan, (2) 4 Paradigma dilemma etika, (3) 3 prinsip pengambilan keputusan, (4) 9 langkah pengambilan  dan pengujian keputusan
  • Senin 11 April 2023  masuk dalam Rukol 1 yang dilakukan secara virtual melalui Google Meet bersama teman kelompok A1 dan Ad  dengan pak Fasilisator  Diskusi tentang kasus yang di tuangkan di LMS kemudian kita mengidentifikasi tentang dasar pengambilan keputus
  • Selasa, 12 April 2023   kembali bergabung dalam ruang diskusi melalui diskusi virtual dengan Google Meet bersama kelompok A1 dan A2 Mempresentasikan hasil diskusi identifikasi kasus dalam LMS langkah, prinsip dalam pengambilan keputusan, saling menanggapi dan melengkapi.
  • Rabu 13 April2023 memasuki room aktifitas Demonstrasi Kontekstual , dengan melakukan wawancara dengan Pimpinan/ KEPSEK  sesuai 4 paradigma, 3 nilai, dan 9 pengajuan keputusan.
  • Jum’at 14 April2023  melanjutkan aktifitas di room DEKON, unggah tugas RUKOL. dan mengajukan pertanyaan pertanyaan lewat LMS yang  berkaitan dengan 4 paradigma, 3 prinsip pengambilan keputusan dan 9 langkah pengujian pengambilan keputusan.
  • Senin 16 April 2023  unggah tugas demonstrasi kontekstual hasil wawancara dan analisa dengan 2 pimpinan dengan memahami langkah pengambilan keputusan dan membandingkan persaman dan perbedaan dalam pengambilan keputusan antara keduanya.
  • 13 April 2023 konferensi vidio bersama bapak istruktur modul 3.1dan seluruh CGP Provinsi Jawa Barat bersama instruktur.
2. Perasaan
  • Perasaan setelah mengikuti modul 3.1sangat  merasa bahagia karena mendapat ilmu yang luar biasa bermakna dalam bersikap dan pengambilan keputusan, baik yang berkaitan dengan kepentingan, diri, keluarga dan tentunya sebagai guru dan pemimpin di sekolah kelak, dalam modul ini begitu detail menjelaskan alur 4,3,9 dalam mengambil keputusan, mampu membedakan dilemma etika dan bujukan moral, berkosilidasi sehingga dapat mengambil sebuah kpetusan yang bertanggung jawab, mengandung nilai kebajikan universal dan berpihak kepada murid.
3. Pembelajaran

Pembelajaran yang diperoleh pada modul ini adalah 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan sebagai Pemimpin, pada modul ini kita dituntun dan diarahkan bagaimana kita diberikan beberapa kasus sebagai pembanding bagaimana mengidentifikasi pengambilan keputusan melalui 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 pengujian keputusanangkah-langkah riil seperti penggalian fakta, dan sangat penting bagi kita untuk bisa mengidentifikasi pengujian paradigma benar lawan benar, terdapat 4 paradigma:
  • a. Individu lawan masyarakat (individual vs community)
  • b. Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)
  • c. Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)
  • d. Jangka pendek vs jangka panjang (short term vs long term)
dan memahami  secara mendalam bagaimana  pengaruh keputusan yang kita ambil ini dengan pengajaran yang memerdekakan murid-murid kita? Bagaimana kita memutuskan pembelajaran yang tepat untuk potensi murid kita yang berbeda-beda?

Tentu sebagai pendidik sudah tepat bagi kita mengambil keputusan yang memberikan kemerdekaan terhadap belajar murid dalam pembelajaran di sekolah. Hal ini sangat berpengaruh terhadap pengajaran yang memerdekakan murid kita. Pengambilan keputusan menjadi proses yang sangat penting dilakukan di sekolah. Terlebih lingkungan yang positif, kondusif, aman, dan nyaman. Jika keputusan yang kita ambil berpihak pada murid tentu saja secara tidak langsung telah memerdekakan murid-murid kita. Namun tetap berpegang pada prinsip, paradigma, dan langkah pengambilan keputusan.karena Sebagai pemimpin pembelajaran keputusan yang kita ambil harus  keputusan yang tepat, yaitu keputusan yang berpihak pada murid  yang dapat menuntun segala kodrat pada murid, murid diberi kebebasan untuk berinovasi dan berkreativitas. Dalam menuntun seorang pendidik memberikan tuntunan dan arahan agar murid tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya, sehingga di masa depan mereka dapat mengambil keputusan yang tepat, bartanggung jawab dan bernilai kebajikan unirversa bagi diri, keluarga dan masyarakat disekitarnya.

4. Penerapan

Pengambilan keputusan yang tepat yaitu dengan membuat visi yang berdampak pada perkembangan murid. Sebagai pemimpin pembelajaran menjadi inisiator dalam mewujudkan budaya positif di sekolah. Dalam mewujudkan budaya positif ini pendidik memegang peranan sentral.
Pemahaman saya tentang konsep-konsep modul pengambilan keputusan adalah sangat memberikan pencerahan dan wawasan yang komprehensip tentang dilema etika dan bujukan moral dalam pengambilan keputusan, perlu kehatian-hatian dan memerlukan berbagai ujian Langkah dan berbasis pikiran yang tepat sehingga keputusan yang kita ambil benar-benar bernilai kebajikan, berpihak pada murid dan bisa dipertanggung jawabkan, banyak hal diluar dugaan yang saya dapatkan melalui pembelajaran modul ini tentang berbagai hal untuk memahami dilemma etika dan bujukan moral dalam pengambilan keputusan.Dampaknya setelah mempelajari modul ini tentu memiliki wawasan tentang Langkah-langkah dalam pengambilan keputusan, dan perubahan sikap tentunya mengkaji lebih lengkap resiko dilemma etika dan bujukan moral.
Langkah nyata yang dapat saya lakukan adalah saya akan terus berusaha untuk mempelajari lebih dalam lagi modul ini untuk mempertajam pemahaman saya tentang 4,3,9 dalam peengambilan keputusan dan tentunya terus berlatih dalam mengambil keputusan terutama berkaitan dengan kepentingan dan keberpihakan pada murid.